SELAMAT DATANG

Selamat Datang di Blog Pribadi Atma Winata Nawawi

Selasa, 22 Maret 2011

RUMAH YANG BERNAMA NEGARA INDONESIA



Negara dan Bangsa Indonesia dibentuk untuk rumah bersama, bukan untuk satu agama, satu suku atau satu kekuatan politik. Rumah Indonesia adalah Rumah yang menaungi semua keyakinan, semua pemikiran dan Negara Indonesia adalah pemerintahan yang ditujukan untuk memakmurkan rakyat bukan dijadikan sebagai alat penindasan. (Sebuah Catatan Harian, 2011)

Ketika saya masih duduk dibanku Sekolah Menengah Pertama (SMP) ada buku yang selalu saya baca dan sangat menarik walaupun bahasanya kering dan terjemahannya sedikit berantakan. “Negara Modern” karya Mc Iver. Dalam buku ini setidaknya saya belajar bagaimana organ sosial yang bernama negara berkecambah dalam ruang pikiran masyarakat dan melahirkan susunan-susunannya yang landasan dari susunannya adalah kekuasaan. Ada satu tulisan dari ahli filsafat berumur panjang Bertrand Russel, yang bercerita tentang disiplin Sparta dimana kemudian menjadi sebuah model negara dengan dasar-dasar kesederhanaan, patriotis, disiplin dan sama rasa sama rata untuk semua anggota warga negara. Nama negara ini kemudian dikenal sebagai model ‘Spartacus’ dan berabad-abad kemudian di jalan-jalan Bavaria, Jerman Selatan pada permulaan abad 20 muncul sebuah gerakan Spartacus yang beraliran kiri bertarung dengan anak-anak fasis didikan Hitler yang banyak ngumpul di sekitar kedai bir. Gerakan Spartacus ini kemudian luruh bagai musim gugur menyusul ditemukannya mayat Rosa Luxemburg mengambang pada sebuah kali dan kaum komunis hilang sama sekali diberangus Hitler gara-gara eks komunis Belanda Marinus Van Der Lubbe ketiban sial nonton gedung parlemen yang dibakar dan digelandang oleh polisi kemudian dituduh sebagai dalam pembakaran gedung Parlemen yang kemudian memancing Hitler berteriak untuk membunuhi semua pengurus partai komunis Jerman, di titik inilah eksperimen gerakan Komunisme gagal justru di tanah kelahiran Karl Marx. Negara tidak selamanya lahir dalam ketertiban, namun negara selalu memimpikan ketertiban dan bahkan ketertiban masyarakat adalah sebuah cita-cita paling besar dari berdirinya sebuah negara. Tapi betapa beruntungnya negara yang sudah memiliki pemimpin dengan daya jangkau ke depan dan tahu kemana arah negaranya berkembang.

Apa yang dipikirkan oleh Jefferson ketika ia dengan wajah gembira pulang ke Monticello dengan menunggang kuda ditengah hujan salju? Ia berhenti menjadi Presiden!, ia tahu kekuasaan adalah sebuah pekerjaan yang harus diselesaikan bukannya wahyu keprabon yang menunggu gerak lengsernya. Jefferson menolak untuk melanjutkan jabatan Presiden, begitu juga Washington yang tidak mau menjadi Raja Amerika Serikat, sampai-sampai Raja Inggris melonjak dari tempat duduknya dan bertanya “Jenis orang seperti apa Washington itu?, ia menolak menjadi Raja dari sebuah negara yang didirikannya dengan keberanian dan pertaruhan besar”. Mungkin Jefferson dan Washington tahu bahwa pemimpin tidak boleh merubah pribadinya menjadi negara, dan negara bukanlah sebagai mesin kekuasaan tetapi hanyalah pusat dari segala keteraturan dan melindungi kepentingan warga negaranya dengan kata lain, Negara bukanlah kumpulan nafsu-nafsu pemimpinnya. Jefferson hanyalah anak muda yang pandai menulis saat Deklarasi Kemerdekaan dibicarakan di Philadelphia, pikiran-pikirannya seperti Liberty Bell yang retak namun bergema. Ia juga bukan seorang lelaki yang bersih dari gosip, ia menyukai perempuan yang sudah bersuami dan menuliskan segudang rayuan pada perempuan itu. Namun toh sejarah harus mengakui dialah manusia yang mampu menciptakan sebuah eksperimen negara paling berhasil di dunia. Amerika Serikat.

Di malam-malam yang panas di sudut gang Peneleh, Surabaya. Di rumah milik Raja Jawa Tanpa Mahkota, Tjokroaminoto. Ada anak muda yang bermimpi menjadi Jefferson, ada anak muda yang mengagung-agungkan Jefferson. Kelak anak muda inilah yang kemudian di tahun 1945 berpidato di depan sebuah panitia persiapan membentuk negara baru bernama Indonesia dan sejarah mengantarkan pada kita nama anak muda itu adalah Sukarno. Namun Sukarno tahu Indonesia bukanlah tanah Amerika, tanah yang dicari untuk mencari kebebasan, tanah yang di rujuk agar penafsiran menyembah Tuhan bisa dengan bebas tanpa paksaan. Dan di tanah Amerika pula-lah Mayflower mengembangkan layarnya. Indonesia lebih dari Amerika, disinilah surganya agama-agama dunia berkecambah. Indonesia adalah pelataran terindah warisan spiritual Arab, India dan Cina. Di Indonesia pula menara intelektualitas bergaya barat mendapat bangunan suar-nya. Maka Sukarno paham, bahwa di Indonesia bukanlah tanah yang sekedar baru memahami agama, baru memahami Tuhan. Namun Indonesia adalah sesungguhnya negara tua yang jauh berpengalaman dalam dimensi spiritualitasnya. Maka ia menempatkan sebuah idee Negara Baru itu berdasarkan Restu Tuhan. Tuhan-lah alasan utama negara Indonesia lahir ke muka bumi dan menjaga ketertibannya. Kata Sukarno dalam pidatonya yang menggetarkan di muka sebuah panitia yang berniat membikin negara baru “Prinsip Ketuhanan, bukan saja bangsa Indonesia bertuhan, Tuhannya sendiri. Yang Kristen menyembah Tuhan menurut Isa Al Masih, yang Islam menurut petunjuk Nabi Muhammad saw, orang Buddha menjalankan ibadatnya menurut kitab-kitab yang ada padanya. Tetapi marilah semuanya kita berTuhan. Hendaknya negara Indonesia ialah negara yang tiap-tiap orangnya dapat menyembah Tuhannya dengan cara yang leluasa. Segenap rakyat hendaknya bertuhan secara kebudayaan........dengan cara yang berkeadaban.....ialah hormat menghormati satu sama lain....ingatlah prinsip ketiga, permusyawaratan perwakilan, disitulah tempatnya kita mempropagandakan idee kita masing-masing dengan cara toleran, dengan cara berkebudayaan!”

Sukarno yang pada akhirnya memilih tidak menjadi Jefferson, tapi ia menuruti nalurinya menjadi Raja Jawa sesungguhnya. Dan Sultan Agung menjadi pilihannya. Menjadi idola bawah sadarnya, yang seperti Onghokham bilang “Sukarno adalah Raja Jawa, kata-katanya sabda dan mitosnya adalah simbol-simbol revolusi” ya...Sukarno menjadi mesin idee untuk sebuah perubahan maka ia menggelar teater besar dalam tanah Indonesia dan ia menjadi sutradaranya seperti saat ia memimpin toneel Kelimutu di tanah Flores. Akhirnya Sukarno tidak memilih menjadi Jefferson.

Antara Jefferson dan Sultan Agung sesungguhnya hanya dipisahkan serat tipis perbedaan. Serat tipis itu adalah kediktatoran dan persamaan terbesar mereka adalah melindungi. Jefferson menciptakan eksperimen negara yang melindungi kebebasan sementara Sultan Agung menciptakan kekuasaan yang melindungi semua unsur masyarakatnya. Dari sinilah makna negara kemudian terbentuk. Sultan Agung adalah pangkal contoh Raja Jawa sesungguhnya, ia tidak memilih jalan Pangeran Jimbun alias Raden Patah yang ikut dalam gerakan pembantaian Sjekh Siti Djenar. Sekaligus menunjukkan pada sejarah bahwa kekuasaan Raden Patah adalah kekuasaan yang terdikte. Sultan Agung tidak mau didikte, oleh apapun atas nama apapun. Maka ia serang Giri Prapen dimana ceritanya melahirkan serat Centhini. Ia serang Tembayat dan seraya berkata, tidak ada apapun yang menguasai aku atas nama apapun termasuk penafsiran agama atau monopoli kebenaran. Ya Sultan Agung harus berdiri diatas segala, bukan didikte oleh sekelompok kekuatan. Karena ia adalah negara. Dan ia harus melindungi, bukan mengusir dari rumah keyakinannya.


Namun toh, sejarah hari ini tidak melahirkan seorang pemimpin yang bisa berdiri diatas segala, sejarah bangsa kita tidak memberikan negara sebagai pengayom, justru menjadi pengancam. Ahmadiyah, Salamullah, PKI, PSI, Masjumi, Tempo, atau Dewi Perssik menjadi contoh bagaimana kekuatan negara mengancam eksistensi sebuah idee, sebuah wacana bahkan hanya sekedar goyangan pantat. Negara sekali lagi dikembangkan menjadi gurita kekuasaan, bukan wasit yang adil. Untuk itulah kenapa Kekuasaan menjadi begitu memuakkan.

Syahdan, di suatu tempat di abad-abad silam. Nabi Muhammad saw, seorang pemberani yang mencetuskan sebuah cahaya baru, yang melahirkan peradaban baru ditanya seseorang setelah ia berhasil menaklukkan Mekkah. “Ya...Nabi maukah kamu menjadi seorang Raja, menjadi seorang Kaisar?” Sang Nabi hanya tersenyum dan menggeleng kepala. Ia menolak, ia tidak mau dirinya menjadi sebuah pusat kekuasaan yang pada akhirnya rentan diselewengkan. Dan Nabi tetap memilih memeras susu kambing, menjahit pakaian yang robek atau bermain kuda-kudaan dengan cucunya. Ia menolak negara, ia menolak kekuasaan karena mungkin ia tahu, betapa negara bisa menjadi palu godam yang menyakitkan. Dan tragisnya cucunya Hussein sendiri merasakan bagaimana kekuasaan menjadi sedemikian kejam.

.........Dan Nabi-pun menolak kekuasaan.

Dikutip dari Catatan Harian Seorang Sahabat.

Rabu, 16 Maret 2011


WIKILEAKS sedang jadi perbincangan hangat. Situs yang mendedikasikan dirinya sebagai “ember” itu, lagi-lagi, merilis sejumlah dokumen rahasia. Kali ini, wikileaks.org mempublikasikan dokumen-dokumen kawat diplomatik yang bersumber dari 274 kedutaan besar Amerika Serikat di berbagai belahan dunia, termasuk dari Departemen Luar Negeri AS. Jumlah dokumennya ada 251,287 buah dan, hingga hari ini, yang dirilis belum sampai 300 dokumen.Dalam pernyataannya di situsnya, Wikileaks mengaku sengaja mencicil publikasi dokumen itu, agar masing-masing tema mendapat perhatian publik yang memadai. Bila dilepas sekaligus, rahasia negara yang penting bisa terlewatkan dari perhatian.

Sejak Wikileaks merilis kawat-kawat rahasia itu, media sedunia berpesta pora memberitakannya. Berita-berita seksi bertaburan. Misalnya soal Belanda yang menyimpan nuklir titipan Amerika Serikat; Raja Arab Saudi meminta AS menyerang Iran; pendapat dan prediksi negarawan senior Singapura Lee Kwan Yew tentang Korea dan masa depannya; dan lain-lain. Tak kurang Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton kebakaran jenggot (meski tentu ia tak berjenggot), dan mengecam pembocoran dokumen-dokumen itu.

Julian Assange, pendiri Wikileaks, juga mulai diincar. Sebelum ini, dia pernah dicoba dijerat dengan tuduhan asusila. Itu tak membuat Wikileaks goyah. Yang membuat situs itu goyah justru adalah serangan maya ke server mereka. “Serangan DDOS kini melebihi 10 gigabit per detik,” demikian pernyataan Wikileaks di Twitter, Selasa (30/11) malam waktu Jakarta.

Serangan DDOS (distributed denial of service) adalah ketika server Wikileaks dibanjiri trafik dari berbagai arah, yang bertujuan menghabiskan sumber daya server sehingga situs Wikileaks tak bisa diakses. Siapa pelakunya, wah, tak jelas. 

Nah, lalu apakah ada dokumen rahasia terkait Indonesia yang dirilis Wikileaks? Jawabannya: ada. Kawat diplomatik yang berasal dari Kedutaan Besar AS di Jakarta jumlahnya total ada 3059 buah. Dokumen aman alias tak rahasia jumlahnya ada 1510 buah. Sisanya adalah dokumen rahasia, dengan kategori “confidential” 1451 buah, dan kategori “secret” ada 98 buah. 

Sejauh ini, dokumen yang menyebut Indonesia barulah yang “menyerempet” saja. Salah satunya adalah dokumen tentang seorang direktur di Departemen Pertahanan AS yang bertemu dengan asisten Menteri Luar Negeri AS, membicarakan situasi pascakunjungan Hillary Clinton ke Jakarta, 2009 lalu. Clinton sempat mengatakan AS mempertimbangkan menyediakan “payung pertahanan” bagi negara-negara Arab moderat untuk menghadapi nuklir Iran.

Dalam dokumen yang berasal dari Kedutaan Besar AS di Tel Aviv itu, berklasifikasi “secret”, bertanggal 30 Juli 2009, pejabat Dephan AS agaknya sedikit mempermasalahkan pernyataan Hillary Clinton di Jakarta itu. Asisten Clinton lalu meluruskan, bahwa pernyataan bosnya bukan mengindikasikan perubahan kebijakan soal menghadapi Iran. Asisten itu juga menyalahkan para jurnalis peliput yang dianggap melebih-lebihkan pernyataan Clinton.

Sejumlah data rahasia negera-negara hasil dokumentasi Amerika Serikat telah tersebar di dunia maya. WikiLeaks adalah sang penyebar informasi tersebut. Berikut ini adalah rincian jumlah dokumen yang dipastikan sudah menjadi informasi publik.Ada 3.059 dokumen penting rahasia Amerika tentang Indonesia yang disusun Kedubes AS di Jakarta [baca: Ribuan Dokumen AS Tentang Indonesia Dibocorkan WikiLeaks]. Di antaranya ada laporan Congressional Research Service; Report RS21874 tentang hasil Pemilu 2004 Indonesia.

Menurut informasi yang tersebar di laman milist Rabu (1/12) ini, dokumen sangat rahasia milik AS yang berkaitan dengan Prancis mencapai 1.582 banyaknya. Di antaranya mencakup soal Presiden Nicolas Sarkozy, sebanyak 256 dokumen rahasia, dan dokumen resmi biasa mencapai 1.937. Soal Spanyol, WikiLeaks membeberkan 898 dokumen sangat rahasia versi Amerika. Angka itu masih ditambah 103 dokumen rahasia, dan 2.619 dokumen biasa.

Data dan informasi negara Turki menjadi yang terbanyak kedua dibocorkan, setelah Irak. Jumlahnya mencapai 3.298 dokumen sangat rahasia–termasuk mengenai Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan–577 dokumen rahasia, dan 4.043 dokumen resmi biasa.

Sementara soal Irak, dokumen amat rahasia yang dibocorkan mencapai sebanyak 4.127. Tambahannya, ada 1.158 dokumen berkategori rahasia dan 1.392 lainnya untuk dokumen berskala biasa. Periode informasi itu meliputi aktivitas sejak 2002 hingga 2004, soal Yordania dan Kuwait.

Secara keseluruhan, tepatnya ada 97.080 dokumen tergolong sangat rahasia yang tersebar luas oleh WikiLeaks. Jumlah tadi bertambah lagi dengan 75.792 dokumen biasa, 58.095 dokumen hanya untuk internal, 11.322 dokumen rahasia, 4.678 dokumen sangat rahasia yang tak boleh diakses non-AS (Noforn), dan 4.330 dokumen rahasia lainnya.

Merujuk rincian jenis, 145.222 dari data tadi berkaitan dengan hubungan politik eksternal, 122.954 soal internal pemerintah, 49.016 tentang ekonomi, 28.760 mengenai teroris dan terorisme, 23.857 tentang perdagangan luar negeri, dan 23.054 dokumen tentang intelijen.

Apa Itu Wikileaks?
 
WikiLeaks adalah sebuah situs yang khusus memposting dokumen-dokumen rahasia. Situs ini tidak menerima kontribusi dana dari pemerintah manapun, guna manjaga integritasnya. Bermarkas di Swedia dan didirikan pada tahun 2006. “WikiLeaks adalah organisasi nirlaba yang didanai juru kampanye hak asasi manusia, wartawan investigasi, teknologi dan masyarakat umum,” kata WikiLeaks. Wikileaks dioperasikan oleh sebuah organisasi yang dikenal dengan nama Sunshine Press dan juga mengklaim bahwa mereka didanai oleh aktivis-aktivis HAM, jurnalis-jurnalis investigatif, ahli-ahli teknologi, dan masyarakat umum. Semenjak kemunculannya, Wikileaks telah menghadapi sejumlah tuntutan hukum yang mencoba membuatnya offline (membredel situs itu).

Assange mengatakan Wikileaks menerima bahan-bahan rahasia, yang disensor, atau yang bukan untuk khlayak umum yang bermuatan politik, diplomatik, maupun etik. Sedang yang berupa kabar burung, pendapat, maupun hasil reportase yang sudah diketahui umum tidak akan diterbitkan oleh Wikileaks. "Kami menspesialisasikan untuk memungkinkan bahan-bahan dari pembocor informasi maupun dari wartawan yang disensor bisa diketahui khalayak umum," kata Assange kepada BBC.

Itulah sebabnya Wikileaks cepat menyedot perhatian. Dua tahun setelah mengudara situs ini langsung mendapat penghargaan New Media Award dari majalah Economist pada 2008. Setahun kemudian, laporan berjudul Kenya: The Cry of Blood – Extra Judicial Killings and Disappearances yang dirilis pada 2008, membuat WikiLeaks dan Assange memenangkan UK Media Award dari Amnesty International.

Pada tahun 2008, seorang bankir asal Swiss Julius Baer memenangkan sebuah gugatan untuk memblok situs itu, setelah Wikileaks merilis beberapa ratus dokumen mengenai aktivitas banknya di luar negeri. Meski begitu, sejumlah situs bayangan- -yang dioperasikan dari berbagai server di seluruh dunia masih terus beroperasi. Sepanjang hidupnya Wikileaks mengklaim telah berjuang melawan lebih dari 100 tuntutan hukum akibat materi-materi yang mereka rilis di dunia maya.

Situs ini benar-benar mengguncang dunia pada 2010 ini. Dimulai dengan membocorkan 90 ribu catatan rahasia laporan intelijen Amerika Serikat tentang perang Afganistan. Kemudian disusul dengan penayangan sebuah video tentara Amerika yang terbang dengan helicopter Apache di atas Bagdad pada 12 Juli 2007.

Bukan hanya rahasia kisah perang dan darah saja yang bertaburan di situs Wikileaks, juga menceritakan soal perempuan dan narkoba yang melibatkan tokoh-tokoh penting. Cerita-cerita seperti ini muncul setelah mereka membongkar kawat diplomatik para diplomat Amerika di seluruh dunia. Misalnya dokumen Departemen Luar Negeri AS tentang Pemimpin Lybia, Muammar Gadhafi. Para diplomat di Tripoli melukiskan bagaimana Gaddhafi sangat bergantung kepada Galyna Kolotnytska. Bahkan disebutkan sang pemimpin tak dapat melakukan perjalanan tanpa si "pirang yang menggairahkan" itu. Selain itu, disebutkan juga bahwa Gaddafi yang takut tinggal di lantai atas bangunan bertingkat dan tak mau terbang di atas air.

Lain lagi cerita kawat diplomatik dari diplomat AS di Arab Saudi. Para pejabat Konsulat AS di Jeddah menggambarkan sebuah pesta Halloween bawah tanah yang digelar tahun lalu oleh seorang anggota keluarga kerajaan. Pangeran kaya dari keluarga besar Al-Thunayan disebutkan menggelar pesta dengan menghadirkan pelacur dalam jumlah berlimpah. Tentu ada alkohol juga. "Meski tidak menyaksikan langsung peristiwa tersebut, kokain dan hashishsh (ganja) digunakan secara umum dalam lingkungan sosial semacam itu."Begitu bunyi kawat yang diteken konsul AS di Jeddah, Martin Quinn, yang menambahkan, pesta bawah tanah sedang "berkembang dan berdenyut" di Arab Saudi. Sejumlah dokumen yang dibocorkan itu, ada juga diplomat Amerika yang membandingkan antara Presiden Iran Ahmadinejad dan Adolf Hitler. Adapun Presiden Perancis Nicolas Sarkozy diledek sebagai kaisar tanpa busana. Olok-olok untuk Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin adalah seekor anjing alpha. Sedangkan Presiden Afganistan Hamid Karzai dikatakan sebagai orang yang didorong oleh paranoia.

Kawat diplomatik yang sudah mulai dibocorkan Wikileaks itu baru segelintir. Situs ini memiliki 250 ribu dokumennya, termasuk di antaranya adalah 3000 lebih kawat diplomatic dari Kedubesnya yang ada di Indonesia. Hingga kini belum ada dokumen yang berasal dari Indonesia yang sudah dibocorkan.

Dengan “kemashyurannya” itu,  Wikileaks juga sempat mengalami permasalahan finansial. Pada Februari lalu, situs itu menunda aktivitasnya akibat kekurangan dana operasional. Donasi dari individu-individu dan sejumlah organisasi menyalamatkan situs ini.

Assange mengaku bahwa situs asuhannya itu sedang mengalami pertumbuhan hebat dan telah menerima jumlah materi yang luar biasa. “Jumlahnya melebihi kemampuan kami dalam mempublikasikannya ke publik,” ujar Assange singkat, Februari silam.

Sebagai dampaknya, situs itu harus berevolusi dan berharap dapat mendirikan sejumlah cabang-cabang independen di seluruh dunia. Fungsinya, sebagai penengah antara sumber-sumber berita dan pihak media massa. Sebuah fungsi yang menurut Assange merupakan fungsi terbaik yang mampu dijalankan oleh Wikileaks.

“Wikileaks menyediakan sebuah hubungan alamiah antara seorang jurnalis dan seorang sumber dengan kami bertindak sebagai di tengah melakukan fungsi terbaik yang dapat kami lakukan,” ujar Assange. Sejak pembocoran dokumen itulah masalah mulai mengganggu Wikileaks. Di antaranya adalah pemblokiran yang dilakukan sejumlah lembaga keuangan dunia, seperti Visa dan Mastercard, Paypal juga ikut memblokirnya. Bahkan, alamat WikiLeaks.Org dihapus permanen oleh penyedianya, EveryDNS.net. Assange dan timnya menyewa tiga domain baru di Eropa, yaitu WikiLeaks.de (Jerman), WikiLeaks.fi (Finlandia), dan WikiLeaks.nl (Belanda).

Wikileaks pun di “tendang” dari Amazon.com yang selama ini jadi tempat “nongkrong” DNS nya Wikileaks.org dikarenakan Wikileaks dianggap tidak mematuhi peraturan Amazon.com yaitu menyebarkan konten tapi Wikileaks tidak mempunyai hak atas konten tersebut. Setelah di “tendang” mereka pun berpindah ke server Perancis OVH, yakni provider internet terbesar di Perancis sekaligus terbesar ke dua di wilayah Eropa.

Tak hanya itu saja mereka pun mulai dijauhi oleh perusahaan-perusahaan yang tidak ingin dianggap mendukung Wikileaks, akan tetapi Wikileaks tidak sendirian mereka pun menggalang bantuan.  “WikiLeaks saat ini sedang dalam serangan besar. Untuk membuat mustahil usaha menghapus WikiLeaks sepenuhnya dari internet, kami butuh bantuan Anda, Jika Anda memiliki server berbasis unix yang hosting website di internet dan Anda ingin memberikan WikiLeaks sebagian dari sumber hosting Anda, maka Anda dapat membantu,” Kira-kira begitulah isi himbauan kepada masyarakat dunia maya untuk membantu mereka, dan usaha mereka tidak sia-sia 355 mirror telah siap untuk membentengi WikiLeaks.
 
Dikutip dari berbagai sumber.

Minggu, 20 Februari 2011

HARI RAYA KELAHIRAN KE-26

Tidak terasa, hari ini aku genap berusia 26 tahun, sebuah usia yang sudah tidak lagi bisa dianggap sebelah mata. Saat dimana aku mesti merefleksikan diriku untuk bertanya dengan jujur, apa yang sudah aku lakukan selama 26 tahun ini? Adakah itu manfaat atau mudharat?


Tentu aku menyadari, kalo dalam perjalanan aku tidak boleh terlalu sering melihat kebelakang, seperti mengendarai mobil atau motor, aku tidak boleh terlalu sering melihat kaca spion, karna hanya akan membuat perhatian kita terhadap perjalanan kedepan menjadi terganggu.

Satu hal yang bisa dicatat dalam perjalanan ke-26 ini, bahwa waktu tidak akan bisa kembali, aku sudah melalui banyak hal, sudah merasakan sanjungan, pujian, dihormati, dilayani, oleh banyak orang. Namun disaat yang lain aku pun juga sudah merasakan dihujat, difitnah, dizholimi, dan perlakuan tidak menyenangkan lainnya.

Namun kini, yang bisa aku lakukan hanya bersabar dan terus berusaha melakukan yang terbaik. Semoga Allah SWT selalu bersamaku dalam keadaan gelap dan terang.

Selamat ulang tahun Atma Winata Nawawi

Sabtu, 15 Januari 2011

KISAH KAIN BATIK DAN KAIN KAFAN

"Kisah Kain BATIK dan Kain KAFAN"
harap di baca karena disinih ada yg Lucu, Unik dan Pelajaran buat anda.. Mari kita simak..!!

Sebuah toko kain yg sangat terkenal mendapat pesanan kain BATIK dan kain KAFAN pada hari yg sama.
Kain BATIK telah di pesan oleh seorang Pejabat Negara dan kain KAFAN yg telah di pesan oleh keluarga seorang Alim Ulama yg soleh dan menjadi teladan untuk masyarakat.
Sebelum kain2 tersebut di bawa oleh pemesannya terjadilah percakapan antar kain KAFAN dan kain BATIK.......

BATIK: "Hey... Kain mayit. Selamat tinggal ya?! Sebentar lg kamu mau masuk ke kubur.ha....ha....ha..."

KAFAN: "Ya... Terimakasih saudaraku sudah memberikan selamat untukku."

BATIK: "Kasihan banget ya nasibmu, kain murahan, dipakein buat bangkai manusia pula. Aku dong nih kain mahal, ada coraknya, bisa di banggain sama yg make, apalagi jadi rebutan INDONESIA sama MALAYSIA, Ha...ha....ha...."

KAFAN: "Aku bangga ko biarpun jadi kain KAFAN..."

BATIK: "Apanya yg bisa di banggain??? Sebentar lagi kamu naik kendaraan menuju kubur yang gelap, sedangkan aku akan naik mobil mewah dan menuju hotel berbintang tempat resepsi pernikahan. Aku akan di lihat artis, pejabat2 tinggi dan orang2 yang hebat lainnya...."

KAFAN: "Tidak apa2 aku naik keranda. Aku bahagia karna dalam perjalanan ku orang2 akan melafalkan tasbih, tahmid, tahlil, takbir serta do'a yang akan membuat jenazah yang memakaiku nyaman dalam keranda. Aku juga akan bertemu malaikat penjaga kubur. Aku siap menjadi saksi saat manusia soleh yang mengenakanku di tanya oleh malaikat"

BATIK: "Ha...ha....kamu akan masuk tanah membungkusi bangkai manusia lalu di kerumuni cacing2...."

KAFAN: "Tidak apa2, aku merasa lebih beruntung dari kamu. Aku tidak akan merasakan sakitnya di jahit, tidak akan merasakan betapa tersiksanya di dalam mesin cuci di kucek2, di peres. Tidak sampai di situ penderitaan mu. Kamu akan di panggang di bawah terik matahari, setelah kering kamu akan di haluskan dengan setrika..."

BATIK: (masih ngeyel dan sombong) "Pepatah mengatakan bersakit2 dahulu bersenang2 kemudian. Setelah penderitaan yang kamu sebutkan tadi aku akan jadi busana yang bisa membuat orang terkagum-kagum. Sedangkan kamu akan ditelan BUMI bersama bangkai manusia. Selain itu aku tidak akan pernah masuk kubur. Soalnya belum dengar tuh orang mati pake BATIK..."

KAFAN: "Kamu lupa saudaraku??? Bahwa manusia cepat sekali bosan. Entah 2 Bulan, 6 Bulan atau 1 Tahun. Kamu akan di campakan oleh manusia. Setelah warnamu pudar atau jahitanmu sobek. Kamu hanya akan menjadi sampah yang berada di antara tumpukan sampah yang baunya busuk. Tidak jarang juga manusia menggunakan mu untuk membersihkan kotoran."

BATIK: "Arrrrrrggggghhhh...... Diam jangan bicara lagi!!!!!"

*Janganlah sombong dengan kecantikan fisik dan limpahan materi. Kita tidak berhak merendahkan orang lain. Bahwa Tuhan tidak hanya akan melihat manusia berdasarkan fisik dan kekayaan, tapi amal kebaikan dan manfaat kita untu orang lain. Dan jadilah manusia yang berguna untuk orang lain dan dalam hal kebaikan.

**Allah SWT. Berfirman dalam hadist qudsi: kesombongan adalah selendangKu dan keagungan adalah sarungKu berperilaku dngan salah satu dari keduanya, maka aku akan mencampakkannya ke neraka. (HR. Abu dawwud dari Abu Hurairah ra).

Rabu, 15 Desember 2010

AL HASIB; YANG MAHA PEMBUAT PERHITUNGAN



"Dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendak-Nya), tidak ada yang dapat menolak ketetapan-Nya dan Dia Mahacepat perhitungan-Nya." (QS Ar-Ra’d: 41)
Apabila kita rajin mengamati benda-benda kosmos di angkasa, kita akan mendapati benda-benda itu bergerak stabil tanpa dipengaruhi faktor-faktor eksternal sejak jutaan tahun yang lampau. Tak bisa tidak, kita akan menyimpulkan bahwa ada sistem perhitungan yang amat komplek atasnya yang begitu alamiah. Perhitungan yang diperlukan untuk menjalankan kosmos besar itu tidak pernah bisa dijangkau oleh “rasio” manusia, siapa pun.
Lalu, siapakah yang menciptakan sistem yang begitu kompleks, rumit, dan perhitungan yang demikian akurat? Dia-lah Allah, yang menjadikan kriteria kosmis tetap untuk melindungi kelangsungan hidup manusia di muka bumi dengan cara yang sempurna, yang dengan itu manusia dapat melaksanakan tugasnya di muka bumi sebagai hamba sekaligus khalifah.
Coba renungkan betapa Allah (Al-Hasib) membuat keseimbangan kimiawi, fisiologis, dan astronomis yang ada di alam semesta secara mengagumkan sehingga tidak kita temukan kesalahan sekecil apa pun di dalamnya. Kesalahan perhitungan sekecil apa pun, bahkan sebesar rambut dibelah lima puluh (bukan sekadar dibelah tujuh), sekalipun pasti akan berakibat fatal. Di sini, tidak ada toleransi terhadap kesalahan sekecil apa pun.
“Sesungguhnya segala sesuatu telah Kami ciptakan dengan kadar (kalkulasi dan akurasi) yang ditentukan. Dan perintah Kami hanyalah (dengan) satu perkataan bagaikan kejapan mata.” (QS Al-Qamar: 49 dan 50).
Luar biasa! Betapa akuratnya perhitungan Allah dalam penciptaan benda-benda angkasa sehingga keberadaannya dapat dihisab sekaligus dirukyat.
“Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan Dialah yang menetapkan tempat-tempat orbitnya, agar kamu mengetahui bilangan tahun, dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan demikian itu melainkan dengan benar. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang berilmu.” (QS Yunus: 5).
“Dialah yang menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan menjadikan matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketetapan Allah Yang Maha Perkasa, Maha Mengetahui.” (QS Al-An’am: 96).
Sungguh, secerdas apa pun pikiran manusia, mereka tak bakal mampu menjangkau angka perhitungan di seluruh jagad raya dari atom terkecil hingga planet terbesar dalam berbagai jenis, orbit, dan lingkungannya. Manusia, bahkan tak bakal mampu menyebut angka perhitungan yang terjadi dalam tubuh mereka sendiri.
Al-Qur’an tidak saja menjelaskan tentang akurasi perhitungan Allah terhadap penciptaan langit dan bumi. Tapi Dia sangat cermat dalam memperhitungkan segala amal perbuatan hamba-Nya dan membalas mereka sesuai dengan keadilan-Nya.
“Sesungguhnya Allah Maha memperhitungkan segala sesuatu.” (QS An-Nisaa: 86).
"Agar Allah membalas setiap jiwa (seperti) apa yang telah mereka usahakan. Sesungguhnya Allah Mahacepat dalam menghisab.” (QS Ibrahim: 51).
Setiap perbuatan manusia, yang baik maupun yang buruk, semua diperhitungkan, tanpa ada yang kelewat. Sekecil apa pun perbuatan manusia, bahkan yang masih disembunyikan dalam hati, diketahui oleh Allah dan diperhitungkan-Nya. Kelak di hari kiamat, manusia akan melihat data, rekaman, dan dokumentasi amalnya.
“Maka barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” (QS Al-Zalzalah: 7 dan 8).
Lalu, hikmah apa yang bisa kita ambil dari sifat dan nama Allah Al-Hasib? Hisablah dirimu sendiri sebelum dirimu dihisab. Wallahu a’lam. (Hamim Thohari)
Disalin dari Majalah Nebula (eks ESQ Magazine) Edisi 03/Tahun IV/Februari 2008

Jumat, 05 November 2010

MENUJU KONGRES HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM

MENUJU KONGRES HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM

Tanpa terasa HMI kini kembali berkongres. Sebagai organisasi paling sulung dari semua organisasi kemahasiswaan maka sudah sewajarnya apabila HMI akan selalu menjadi barometer pergerakan msahasiswa.
 
HMI telah membuktikan diri sebagai anak zaman di masa lalu. Mulai dari zaman mempertahankan kemerdekaan, zaman demokrasi terpimpin, orde lama, orde baru. Namun, pada zaman orde reformasi ini, harus diakui HMI terlihat gamang. Beberapa pengamat menyebutkan bahwa kegamangan ini diakibatkan oleh kesuksesan dari HMI sendiri yang telah melahirkan ribuan atau ratusan ribu alumninya yang bergerak di berbagai bidang. Dan kini peran HMI di perguruan tinggi, terutama perguruan tinggi pavorit sudah sangat kendur, baik itu peran formal di organisasi mahasiswa intern kampus sampai pada peran informal dan peran akademik.
 
Saya sendiri melihat bahwa kegamangan HMI masa kini adalah diakibatkan oleh alumninya sendiri. Walau tidak ada hubungan formal organisatoris antara HMI dengan alumninya dan HMI sendiri adalah organisasi independen bebas dari pengaruh apapun, namun harus diakui bahwa dengan hubungan non formal dan dialog yang terjalin memberi ruang bagi alumni untuk membentuk dan mempengaruhi watak dan kepribadian adek – adeknya di HMI. Dan bahayanya ternyata watak dan kepribadian yang diwariskan tersebut ternyata watak dan kepribadian masa lalu dan cenderung romantis.
 
Oleh karena itu, HMI harus mengenyahkan kegamangannya dengan menatap masa depan dengan tetap menghormati masa lalu. HMI harus memantapkan diri sebagai anak zaman masa kini dan anak zaman masa depan.
 
Apa itu masa kini ??? Apa itu masa depan ???
 
Era reformasi ditandai dengan tumbangnya otoritarian dan sekaligus memasuki era pasar bebas ekonomi. Batas – batas wilayah yang dipagari secara politik ternyata runtuh di bidang ekonomi. Ekonomi sudah tidak memiliki status kewarganegaraan. Barang dan jasa bebas dipasarkan di mana saja di pelosok dunia ini. Para negara komunis pun tak luput dari pasar bebas mania. Deng Xiao Ping yang merupakan bapak reformasi negeri tirai bambu pun mencanangkan sosialisme market dan telah membawa negeri China menjadi raksasa ekonomi dunia.  Kebijakan negara diarahkan untuk melahirkan ribuan dan jutaan wirausaha dan profesional baru. Demikian juga negara lain. Bahkan Vietnam yang komunispun sudah menjadi negara kapitalis.
 
Itulah masa depan. Masa depan tanpa batas wilayah ekonomi.
 
Bagaimana dengan HMI ??
 
Saya melihat bahwa sudah saatnya HMI mengakomodir dirinya sendiri terhadap pergerakan ekonomi global. Tantangan bangsa ke depan adalah tantangan ekonomi. HMI sebagai organisasi yang berada di garda terdepan bangsa ini harus siap dan antisipatif terhadap pergerakan ekonomi dunia.
 
Sudah saatnya wajah ekonomi dalam bentuk wirausaha dan profesionalisme dimasukkan ke dalam Nilai Dasar Perjuangan / Nilai Identitas Kader, Mission dan Konstitusi HMI. Sudah saatnya iptek, wirausaha dan profesionalisme menjadi materi wajib dalam setiap perkaderan formal dan informal. Dan sudah saatnya kelembagaan wirausaha dan profesionalisme distrukturkan dengan lebih kokoh.
 
Terkait dengan struktur organisasi. Di garis paling bawah, perlu dilakukan penyederhaaan dan perkuatan. Komisariat dihapus saja dan fungsinya dimerger ke lembaga kekaryaan. Cabang membawahi lembaga – lembaga kekaryaan yang merupakan organisasi profesi berbasis keilmuan / kejuruan. Lembaga kekaryaan menjadi ujung tombak rekrutmen calon kader. Di tingkatan badko, posisi badko perlu diperkuat dengan menjadikan badko sebagai organ pengurus wilayah. Sebagian besar fungsi teknis PB diserahkan saja kepada pengurus wilayah, seperti perkaderan formal tingkat nasional seperti LK III, penyelenggaraan kongres, dan lainnya diserahkan saja kepada pengurus wilayah. Pengurus PB cukup menjalankan fungsi – fungsi strategis dan oleh karena itu strukturnya tidak perlu gemuk, cukup merupakan mantan – mantan pengurus wilayah. Sementara pengurus wilayah dihuni oleh mantan – mantan pengurus cabang.
 
Wajah kongres selalu didominasi oleh isu pemilihan ketua umum PB selanjutnya. Dan wajah HMI selalu terwakili oleh figur ketua umum PB. Oleh karena itu agar kualitas sang calon ketua umum PB tersebut bisa terandalkan, perlu kiranya saringan dan prosedurnya dilakukan semacam fit and proper test serta debat kandidat secara terbuka di media elektronik.
 
Selamat berkongres, jaya HMI,jaya umatku, jaya bangsaku.
 
Salam. Rahmad Daulay, ST

Selasa, 26 Oktober 2010

Klarifikasi Pertemuan Perwakilan BEM Nusantara Dengan Istana


Berkaitan dengan berita yang muncul pasca pertemuan perwakilan BEM Nusantara dengan Presiden RI pada Jumat 22 Oktober 2010, saya akan memberikan klarifikasi dan pernyataan untuk menjawab semua pertanyaan dan pernyataan yang berkembang.
Hal ini perlu dilakukan karena berita yang beredar isinya hanya provokatif dan fitnah terhadap pribadi bahkan institusi kampus.
Saudara-saudara, saat ini sahabat-sahabat kita di Papua sedang meradang sedih, karna ketidakadilan yang mereka dapatkan disana, perhatian dari Jakarta yang minim, kesejahteraan yang jauh dari harapan, keterisolasian pemukiman, dan kualitas SDM yang rendah.
Berawal dari pemikiran itu, pasca penunjukkan Papua menjadi tuan rumah pertemuan BEM Nusantara akhir tahun 2010 ini, teman2 BEM Univ.Cendrawasih Jayapura bercita-cita ingin memperbaiki hal ini, mereka sudah bosan dicap OPM, Makar, dan Perusuh.
Harapan timbul, apabila Kepala Negara dapat hadir membuka kegiatan disana, melihat, serta mendengarkan langsung kritikan, dan saran dari mahasiswa dan masyarakat disana.
Dengan tekad yang kuat mereka berangkat ke Jakarta untuk membuktikan kalau mereka mampu melakukan ini, walaupun keinginan ini mendapat kontroversi dari banyak pihak.
Benar saja, setibanya mereka di Jakarta, bukan dukungan nyata yang diberikan oleh sebagian kawan2 BEM Nusantara Jabodetabek, tapi malah tertawaan dan cemoohan karna dianggap punya mimpi yang mustahil.
Berbagai cara mereka upayakan untuk dapat mewujudkan ini, dengan menginap di Ruang Sekretariat Kepresma MM-Usakti teman-teman Perwakilan BEM Uncen terus berusaha mencari cara untuk dapat bertemu SBY, dan menyampaikan langsung keinginannya. Sekilas ini memang terlihat berat.
Tuhan berkata lain, ada saja jalan yang dibukakan sehingga mereka yang hanya iseng SMS ke no hot line Istana, malah mendapat respon dari Ibu Negara, hingga secara mendadak mereka dipanggil masuk ke Istana bertemu SBY. Pada hari Jumat, 22 Oktober 2010 pukul 14.15WIB Staff Khusus Presiden menelpon untuk segera datang ke Istana Negara dalam waktu 1 jam.
Peluang seperti ini hanya datang 1 kali, tidak akan ada kesempatan lain, akhirnya saya yang diminta oleh kawan-kawan BEM Uncen untuk mendampingi mereka berangkat ke Istana dan bertemu langsung dengan Presiden SBY untuk menyampaikan permasalahan di Papua sekaligus mengundang beliau untuk dapat hadir disana pada kegiatan Temu BEM Nusantara tersebut.
1 hal positif yang didapat dari pertemuan tersebut, SBY berjanji akan meninggalkan pendekatan Militeristik dan lebih menggunakan pendekatan Humanistik dan Peningkatan Kesejahteraan di sektor riil dalam menghadapi konflik Papua. Beliau juga berupaya untuk dapat hadir dalam Pembukaan Temu BEM Nusantara tersebut.
Tidak panjang lebar, hanya itu yang kami bicarakan dengan Presiden SBY. Setelah itu saya langsung memberikan konfrensi Pers untuk menghindari salah paham di teman2 di bawah.
Tapi sayang, beberapa kawan2 BEM Nusantara Jabodetabek yg tadinya menertawakan dan mencemooh niat kawan-kawan Papua, malah kebakaran jenggot dan membuat konfrensi pers tandingan dan mengklaim diri sbg koordinator Nasional BEM Nusantara, yaitu Fernando Yohannes (Menlu BEM Untar) dan Muhammad Zimah/Awab (Ketua BEM Unkris). Padahal BEM Nusantara bersifat Collective Collegeal tanpa memiliki Badan Struktural di level Nasional. Selain itu Statement mereka yang sangat provokatif dan menghina dalam media online tersebut memang langsung menjadi konsumsi kawan-kawan pergerakan lain untuk disebarluaskan.
Akhirnya berdarlah berita ini hingga banyak sahabat-sahabat saya ikut memberikan perhatian dan tanggapan akan hal ini. Saya sangat berterimakasih atas perhatian yang diberikan. Saya hanya manusia biasa, juga punya kelemahan dan kekhilafan. Bagi saya ini hanyalah Itjihad dalam mengupayakan menyampaikan suara kaum lemah dan tertindas di bumi Cendrawasih.
Harapan terbesar adalah, semoga pasca ini Papua memiliki nilai yang lebih tinggi di mata seluruh rakyat Indonesia, kesejahteraan disana dapat terwujud, keaamanan dan ketentraman disana menjadi kenyataan yang selama puluhan tahun masih merupakan mimpi.
Terimakasih
Wassalamualaikum Wr Wb

Atma Winata Nawawi
Mantan Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti
Deklarator BEM Nusantara Wilayah Jabodetabek

Kamis, 08 Juli 2010

KUPING PANCI

Tak terbayang sulitnya mengangkat panci yang hanya punya satu kuping di sisinya, bukan dua seperti yang biasanya ada. Tidak mustahil, panci dapat terangkat, tetapi hampir dapat dipastikan dilakukan dengan susah payah, kemungkinan panci terangkat miring dan isinya bisa saja tumpah. Kuping panci memang benda sepele, tetapi kehadirannya sangat membantu fungsi panci melakukan tugasnya dengan maksimal. Kuping panci dibuat dua, bukan hanya satu. Dua, untuk tujuan kekuatan bukan penampilan, dua untuk memberikan asistansi maksimal bukan hiasan basa-basi, dan dua untuk menyeimbangkan kedudukan bukan menambah beban panci itu sendiri. Mari belajar tentang kuping panci.
Sama halnya dengan kuping panci yang tidak maksimal melakukan fungsinya ketika sendirian, kepemimpinan spiritual Anda juga tidak akan menghasilkan apa pun jika Anda menjalaninya seorang diri. Anda mungkin berhasil, penuh gagasan, berjiwa besar, dipenuhi spiritualitas dalam pandangan hidup, rajin, dan memiliki keahlian memimpin yang luar biasa, tetapi ketahuilah, Anda tetap membutuhkan orang lain menjadi partner sukses Anda.
Jika Anda merasa, bahwa keberhasilan dapat diperoleh karena kerja keras dan usaha Anda sendiri, saya dapat pastikan, ketika Anda tiba di puncak sukses, Anda akan benar-benar merasa sendirian di sana, dan itu sangat tidak menyenangkan. Sekecil apa pun, harus diakui, kita memerlukan orang lain dalam melengkapi kehidupan kita berjalan mendekati tujuan hidup. Kesadaran ini, membawa pencerahan batin untuk menerima keadaan kita yang tidak sempurna, dan merangkai hubungan dengan orang lain untuk melengkapi ketidaksempurnaan itu untuk mencapai sukses bersama.
Pada prinsipnya, relasi terjalin karena didasari oleh kebutuhan untuk mencapai tujuan yang sama. Karenanya, ketika relasi terbentuk, masing-masing pihak tentu akan melakukan usaha bersama untuk menghasilkan keuntungan dan keberhasilan, sesuai dengan yang diharapkan sejak awal; lazim disebut kerjasama. Bagaimana memastikan bahwa kerjasama ini dapat benar-benar berhasil? Pastikan Anda memiliki partner sukses atas apa pun proyek yang Anda kerjakan dalam hidup Anda, baik dalam berinteraksi bisnis maupun saat Anda melakukan pengembangan diri sendiri. Ingat, siapa pun dapat menjadi partner sukses bagi Anda, cermatlah memerhatikan:
  1. Kuping panci yang copot sebelah, kemudian diganti dengan kuping panci dari jenis lain, meski ”dipaksa” pasang dan difungsikan, pasti terasa janggal, dan pasti kelihatan tak elok. Karena, memang bukan dari jenis yang sama. Besar sebelah, tak pas pada tempatnya, tidak sama kuat menahan beban dan sebagainya. Pastikan partner sukses Anda memiliki visi yang sama dengan Anda, memiliki semangat yang sama dan tujuan yang sama.

    "Share your success with someone who has similar purpose, passion and profit-goal like yours."
    —C.Fald.

    Jangan sembarangan pilih kuping panci, untuk kerjasama yang maksimal. Pastikan mereka adalah orang yang Anda percayai memiliki kesamaan dengan Anda, setidaknya untuk sebuah tujuan. Jika Anda berniat menikah, periksalah apakah calon pasangan Anda memiliki visi berumahtangga yang sama dengan Anda. Jika Anda memimpin usaha, pastikan rekanan bisnis Anda memiliki keinginan mencapai keuntungan dalam tuntunan nilai-nilai moral yang sama dengan Anda. Jika Anda hendak melakukan perubahan dalam kebiasaan hidup, pastikan partner perubahan Anda memberikan dorongan positif ketika Anda memerlukannya. Jika Anda pembuat keputusan, pastikan partner sukses Anda adalah mereka yang memiliki arah yang sama dengan Anda.
  2. Bagi Beban! Ini sebabnya, kuping panci ada dua, agar seimbang menanggung beban. Partner sukses Anda haruslah yang bersedia mengerjakan dengan adil dan konsisten bagian yang menjadi tanggungjawabnya. Pekerjaan dan tujuan tercapai jauh lebih cepat jika dikerjakan bersama, bukan sendirian. Beban yang dipikul, dibagi bersama untuk pencapaian lebih baik. Buat kesepakatan yang jelas dan rinci mengenai semua tugas dan beban yang ada, agar memudahkan Anda dan partner sukses Anda mengurai kegiatan dan tetap pada jalur. Jangan berpindah, meskipun Anda mampu melakukannya. Jika bagian tugas Anda di sebelah kiri, tetaplah di sana, dan biarkan partner sukses Anda mengerjakan di bagian kanan miliknya. Ingat, keseimbangan menjaga harmonisasi, dan menghasilkan kesinambungan. Jangan jadi kuping kanan jika Anda adalah kuping panci sebelah kiri! Kebanyakan kerjasama tidak berakhir dengan keberhasilan, karena salah satu pihak merasa lebih baik dari yang lain dan tidak mengerjakan bagiannya dengan konsisten.
  3. Sejajarkan posisi Anda. Tidak ada dua kuping panci yang dipasang tak sejajar satu dengan yang lain. Keberadaan yang sejajar ini membuat segala sesuatu berjalan sempurna. Meski Anda seorang pemimpin hebat di tempat asal Anda, saat bekerjasama dengan pihak lain, posisikan keberadaan Anda dalam keadaan sejajar dengan partner sukses Anda. Tidak ada supremasi dalam kerjasama. Sikap rendah hati dan kesediaan Anda berbagi dalam porsi yang sejajar sama adalah keunggulan karakter Anda dalam menjalankan tanggungjawab Anda dengan adil. Sikap inilah yang membuka banyak peluang bagi Anda untuk memelajari hal-hal baru dari partner sukses Anda, dan membuat Anda menampung lebih banyak manfaat dari kerjasama tersebut. Jika saat ini, Anda mendapati posisi Anda lebih tinggi dari seharusnya, sejajarkan segera! Tidak ada manfaat apa pun dari kondisi “tinggi sebelah”.
Terapkan ke-3 hal di atas juga pada diri Anda sendiri, kemudian ini yang terpenting: sediakan diri Anda sebagai partner sukses juga bagi orang lain. Perhatikan, ada banyak pihak di sekitar Anda sekarang ini membutuhkan rekanan seperti Anda dalam hidup mereka. Jalinlah kerjasama yang positif bersama untuk manfaat melebihi keuntungan. Karena, selalu ada peluang lebih besar untuk mencapai tujuan jika dikerjakan bersama-sama.
Lakukan sesuatu bagi orang lain, Anda dapat selalu menemukan, bahwa Anda dapat menjadi 'kuping panci’ bagi seseorang. Dan itu, bukan sekadar menguntungkan, tetapi menyenangkan untuk dilakukan. Bersedia?

Kamis, 10 Juni 2010

“Mahal banget, Bang! Kurangin dikit deh harganya. Mau ambil banyak nih, masa nggak bisa kurang dikit harganya?” Tak terdengar asing, kan? Mengapa ketika kita memilih membeli sayur atau buah di penjual keliling atau kios pasar, meski untuk selisih 2000 atau 3000 rupiah, kita cenderung ”memaksa” menawar hingga harga terendah, sementara untuk barang yang sama, yang kita beli di supermarket, meski kita pikir sedikit lebih mahal, kita setuju dengan harganya dan tetap membayar tanpa menawar lebih dulu?

Supermarket dibuat dengan konsep kenyamanan, keteraturan, dan ketertiban yang memudahkan setiap pembeli membelanjakan uang mereka sebanyak-banyaknya, dan datang kembali berkali-kali, meskipun semua barang di sana dipatok harga mati; tidak boleh ditawar! Mengapa kita tidak protes?

Ketika kita memilih antara belanja di supermarket dan kios pasar atau penjaja keliling, hal paling sering yang menjadi pertimbangan adalah kenyamanan, keteraturan, ketertiban, kualitas, kemudahan dan keuntungan program hadiah misalnya, yang tidak kita jumpai di pedagang kecil.

Mari kita simak. Jika untuk barang-barang yang kita perlukan setiap bulan, kita bersedia mengikuti aturan harga mati, mengapa kita tidak memberlakukannya dalam kehidupan kita lainnya setiap hari? Jika kenyamanan, keteraturan, ketertiban dan kualitas hidup lebih baik menjadi pertimbangan utama dalam menentukan pilihan, bukankah lebih baik jika peraturan dan hukum dibuat harga mati? Tidak ada celah untuk tawar-menawar, apalagi beli-membeli untuk kepentingan sesaat dan segelintir orang. Bayangkan, betapa nyamannya hidup kita saat peraturan tak sudi ditawar itu membantu kita menjalani proses dalam kerangka yang tertib, dan membawa kita kepada kehidupan yang teratur.

Dulu, saya tidak sepenuhnya paham, mengapa ayah begitu marah ketika saya melanggar batas waktu ke luar rumah yang telah ditentukannya. Saat itu, saya tahu ayah khawatir dan bermaksud baik, tetapi ”peraturan-peraturan”-nya terkesan tidak masuk akal dan tak ada pilihan lain kecuali menjalaninya.

Kemudian, saya mengerti maksud beliau, dan ketika saya membaca tulisan Aristoteles, makin jelaslah tujuan kedisiplinan peraturan harga mati kala itu. “Moral Excellence comes about as a result of habit.

Kita terbiasa berlaku adil ketika hanya melakukan tindakan-tindakan adil, menjadi penyabar ketika berlaku panjang sabar, menjadi pemberani ketika membiasakan diri bertindak berani. Kini, saya merasakan manfaat dari peraturan harga mati itu. Tidak ada yang lebih menyenangkan mengarahkan kehidupan yang berlimpah berkah ini, menjadi lebih bermakna dengan mengenakan Moral Excellence sebagai karakter unggul yang mendasari hidup dan perilaku kita.

Berlatih Moral Excellence hanya dapat dimulai, ketika kita melihat manfaat ketaatan dari peraturan dan hukum itu bagi pengembangan dan perluasan kedewasaan moral diri sendiri. Tanpa harus menunggu seseorang melakukannya lebih dulu. Sebaiknya, untuk sebuah tujuan kesempurnaan seperti Moral Excellence, tak perlu ditawar lagi; ini harga mati!

1. Tidak Susah, hanya perlu berlatih

Pemimpin Cerdas Spiritual, hanya dapat diidentifikasi dari bagaimana respon mereka terhadap perkara-perkara yang membutuhkan pengolahan Kecerdasan Spiritual, dan sejauh mana mereka konsisten memeliharanya. Tidak susah untuk memulai mengasahnya, yang Anda perlukan hanya berlatih terus-menerus. Memelihara keadilan, bukan perkara gampang, tapi kita dapat melatihnya menjadi kebiasaan; dari hal-hal sederhana setiap hari. Lihat, bagaimana Anda dapat mulai berlaku adil di rumah, meneruskannya di tempat kerja, dan selanjutnya memromosikannya kepada orang lain lagi. Ingat, periksa dulu diri sendiri sebelum menjatuhkan penghakiman atas orang lain. Uji nilai keadilan Anda setiap hari, dan lakukan perubahan untuk menetapkan standar “harga mati.” Bukankah kualitaslah yang membedakan apakah sesuatu layak ditawar atau tidak? Bagaimana kualitas keadilan Anda?

2. Tidak Mudah, hanya perlu konsistensi

Ketika sudah dipatok harga mati, ini berarti tak ada lagi ruang untuk tawar-menawar dalam keadaan dan kondisi apa pun. Panduan untuk berlaku adil, berarti menjaga peraturan agar berjalan semestinya, lalu menjaganya tetap konsisten. Ini bukan hal mudah, memang. Jadi, tetaplah pada jalur! Kerjakan keadilan meski sulit. Buahnya mungkin tak segera terlihat, tapi tengok keuntungan-keuntungan yang tersimpan di sana, bagi diri sendiri, di kehidupan setelah mati nanti, juga warisan budaya tertib, tertata dan taat bagi generasi selanjutnya. Konsistensi Anda membuahkan hasil berlipat lebih dari yang dapat Anda bayangkan!

3. Tidak Banyak, biasakan

Ketekunan membuahkan hasil yang luar biasa. Tapi ini indahnya, Anda tak perlu menjadi Superman atau Batman dengan kemampuan khusus dan teknologi mutahir menumpas kejahatan dan menjaga keadilan. Anda adalah Super Hero tulen, aktor utama pemberantas ketidakadilan. Yang berani menumpas segala yang tidak adil, tak patut, tak turut peraturan, dan yang tidak taat di dalam diri Anda sendiri lebih dulu. Beranikan diri, membiasakan menang atas ketidakadilan dalam hidup Anda sendiri, meski tidak banyak, Anda telah melakukan sesuatu yang penting untuk diteruskan. Kerjakan terus!

4. Tidak Sama, tidak apa

Ingat Investasi Dua Dunia? Kekayaan yang kita usahakan sebaiknya bukan hanya cukup untuk keperluan di bumi, tetapi yang menyertai kita hingga akhirat nanti. Dengan berpikir seperti ini, tentu kita tak lagi peduli, meski sekeliling berlaku curang, menjual belikan hukum, membayar “kenyamanan” dan “jalan pintas.” Meski tak serupa dengan mereka, tidak apa; tujuan kita tetap mengarah pada keuntungan berganda yang melampaui ukuran uang mana pun. Mencapai kesejahteraan batin dan kekayaan jiwa sepanjang hayat dan seterusnya. Anda tak harus serupa dengan semua orang, karena tugas Anda adalah membuat perubahan dan memulai pembaharuan agar orang lain dapat mengikutinya.

Berhenti melakukan “Korupsi Emosi” di setiap tindakan Anda. Ingatlah, keadilan adalah Harga Mati; tidak untuk ditawar atau dieksploitasi demi keuntungan sendiri.