SELAMAT DATANG

Selamat Datang di Blog Pribadi Atma Winata Nawawi

Rabu, 17 Desember 2008

Kembalikan Hijau Indonesiaku – Sebuah perjuangan menjadi Kampus Paru-paru Kota

Emisi karbon akibat aktivitas manusia yang menyebabkan terjadinya peningkatan konsentrasi gas-gas rumah kaca adalah salah satu penyebab dan penyumbang terbesar terjadinya global warming, dan hingga saat ini belum ditemukan alat yang bisa menyerap CO2 dan mengeluarkanya kembali menjadi O2 kecuali tumbuh-tumbuhan. Hinga saat ini jumlah hutan sebagai paru-paru dunia telah berkurang akibat penebangan dan pembalakan liar oleh manusia, dan Indonesia adalah salah satu penyumbang emisi karbon terbesar di dunia. Dalam rangka menyambut ulang tahun ke-43 Universitas Trisakti, dengan tema “Kembalikan Hijau Indonesiaku”, Kepresidenan Masyarakat Mahasiswa Universitas Trisakti akan mengadakan penanaman 100 bibit pohon di kampus A Univ.Trisakti, wilayah Grogol, dan sekitarnya demi menuju kawasan kampus yang menjadi paru-paru kota didaerah Jakarta Barat. Hari ini kami mulai dengan 100 pohon dan esok akan kami lanjutkan jadi 1000 pohon. Mahasiswa sebagai agen perubahan dan bagian dari masyarakat dunia, harus memberikan langkah-langkah konkrit yaitu ikut berpartisipasi dalam penanggulangan-penaggulangan yang dilakukan, karena masalah yang kita hadapi adalah masalah bersama dan dalam hal ini kami Masyarakat Mahasiswa Universitas Trisakti berikrar: Amukti Kesetiaan Lingkungan Mahasiswa Universitas Trisakti: 1.Bertekad untuk menjaga kebersihan dan hijaunya lingkungan kampus Universitas Trisakti. 2.Bertekad untuk menjaga lingkungan yang asri dan hijau di lingkuangan tempat tinggal. 3.Bertekad untuk mendukung gerakan kembalikan hijau Indonesiaku. 4.Bertekad untuk melawan segala bentuk tindakan perusakan lingkungan. 5.Bertekad untuk memberikan keadilan bagi anak cucu kami untuk bisa mendapatkan haknya terhadap alam semesta. Semoga dengan ikrar ini, kami, mahasiswa Universitas Trisakti, dapat menjadi bagian dari masyarakat dunia yang ikut serta peduli terhadap kelangsungan dan masa depan anak-anak cucu kami. Kami berharap langkah kami dilanjutkan oleh seluruh masyarakat di Jakarta Barat khususnya, dan di Indonesia umumnya.

Tidak ada komentar: